Sentra Ekonomi Baru Bermunculan Berkat Pemanfaatan Dana Desa

Sumatrapost.id | Magelang • Sentra ekonomi baru bermunculan di sejumlah daerah berkat pemanfaatan dana desa melalui BUM Desa. Dana desa sebesar Rp1 miliar per tahun mampu jadi pengungkit pengembangan ekonomi pedesaan.

Sekretaris BPSDM Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Asnawi Sabil mengungkapkan hal itu saat mengunjungi Kantor Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (10/6/2023).

Kunjungan ini dalam rangka diseminasi sistem pembelajaran mandiri masyarakat melalui dana desa untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi desa, daerah tertinggal, dan transmingrasi.

 

Baca Juga : Bengkel HAKI, Lindungi Inovator Teknologi Desa

 

Dalam kunjungan terungkap bahwa Kantor Desa Pucungrejo ternyata juga dijadikan tempat evakuasi akhir (TEA) pengungsi Gunung Merapi dengan fasilitas yang luar biasa lengkap. Hebatnya, fasilitas ini dibangun menggunakan dana desa.

 

“Ini berkat kreatifitas seorang kepala desa dan harus menjadi inspirasi bagi kita semua,” kata Asnawi.

 

Menurut Asnawi, fakta ini membuktikan jika Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa memberi ruang afirmasi langsung terhadap kearifan lokal.

 

Selain itu, UU Desa juga memberikan ruang-ruang eksistensi baru, di antaranya melalui kehadiran BUM Desa yang miliki spirit luar biasa untuk pengembangan ekonomi.

 

Baca Juga : 119 Pejabat Fungsional Dilantik

 

“BUM Desa saat ini bahkan menjadi pengelola tempat wisata yang menjadi sentra ekonomi baru. Ini merupakan efek domino dari hadirnya UU Desa,” urai Asnawi.

 

UU Desa juga jadi pijakan hadirnya dana desa yang telah miliki efek domino yang besar. Jumlah dana desa Rp1 miliar sudah memberikan efek luar biasa.